Indonesia kekurangan ratusan pilot dalam setiap tahunnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa profesi pilot cukup menjanjikan dalam hal prospek kerja. Untuk menjadi pilot maskapai itu sendiri, siswa harus terlebih dahulu menempuh pendidikan di sekolah penerbangan dengan durasi di setiap sekolah relatif berbeda, ada 1 tahun, 1,5 tahun, atau bahkan 2 tahun. Setelah lulus dan dengan lisensi yang diperoleh pilot baru bisa cari kerja. Agar nantinya banyak diperebutkan maskapai, tentulah siswa harus menjadi lulusan berkualitas dari sekolah penerbangan terbaik. Berikut tiga hal penting yang perlu diperhatikan dan dilakukan agar tidak sampai salah pillih sekolah.

tips-pilih-sekolah-pilot

Lakukan survei mengenai keunggulan sekolah

Melakukan survei adalah salah satu cara tepat untuk mendapat sekolah yang bermutu. Melalui hal ini, calon siswa dapat mengetahui kapabilitas sekolah dalam mencetak para alumni berkompeten. Beberapa poin penting yang wajib diteliti di antaranya:

  • Perbandingan pesawat latih dan siswa 1:5

Sekolah pilot yang punya kemampuan dalam menciptakan para cadet menjadi penerbang handal utamanya memiliki jumlah pesawat latih yang memadai, dengan perbandingan 1:5. Hal ini sesuai dengan standar yang dianjurkan oleh Badan Penerbangan Internasional agar siswa pilot memungkinkan untuk berlatih terbang dengan maksimal dan dapat lulus tepat pada waktunya.

  • Lapangan terbang tersedia

Selain pesawat, bandara terbang juga menjadi satu jaminan agar siswa dapat melakukan latihan terbang dengan lancar. Tidak semua sekolah memiliki fasilitas ini melainkan masih menggunakan bandara komersial. Oleh karenanya perlu ditinjau dengan betul ketika melakukan survei sekolah.

  • Jumlah simulator dan kondisinya memadai

Simulator penerbangan seperti pada bagian kokpit pesawat juga termasuk satu fasilitas di sekolah pilot yang juga patut dipertimbangkan. Kegunaan simulator sangat penting agar siswa dapat memperoleh gambaran terbang secara nyata walaupun belum take off yang sesungguhnya. Pastikan jumlah dan kondisi simulator benar-benar memadai untuk digunakan agar nantinya tidak kaget ketika latihan terbang dengan sebenarnya.

  • Lisensi lengkap

Program lisensi pilot yang lengkap umumnya ialah PPL, CPL, IR, dan MER. Nah, salah satu kriteria pilot yang dicari maskapai ialah memiliki lisensi MER, sebab dengan jam terbang lebih tinggi dan kemampuan yang menjanjikan pilot dikatakan sudah siap kerja. Sekolah pilot berkualitas umumnya menyediakan keempat program tersebut untuk menciptakan calon-calon pilot yang terlatih.

Keunggulan sekolah penerbangan seperti di atas pada dasarnya tidak dapat ditawar lagi jika benar-benar ingin menjadi seorang pilot berkualitas. Bila sudah menemukan kriteria sekolah pilot dengan beberapa poin di atas, maka dapat dipertimbangkan untuk dipilih.

Konsultasi dengan konsultan sekolah penerbangan

Melakukan survei mengenai keunggulan sekolah sebetulnya tidaklah cukup untuk mendapat sekolah penerbangan yang tepat. Bisa jadi sekolah punya misi lain di balik hal-hal menarik yang dijanjikan dan ujung-ujungnya tidak sesuai kenyataan. Upaya menghindari resiko ini, menggunakan jasa konsultan sekolah penerbangan adalah solusi tepat yang bisa dilakukan untuk mendapat bantuan memilih sekolah pilot sesuai harapan. Berkonsultasi juga memungkikan calon siswa mengetahui berapa biaya yang kira-kira dikeluarkan sampai akhir pendidikan sekaligus syarat-syarat penting supaya bisa lulus dari serangkaian tes dan diterima sebagai cadet pilot.

Rajin-rajin baca berita terupdate seputar sekolah pilot

Berita terupdate seputar sekolah pilot baik itu di internet maupun televisi bisa menjadi panduan agar tidak sampai salah pilih sekolah penerbangan. Berita bisa saja memuat prestasi sekolah atau bahkan buruknya citra sekolah sehingga harus ditutup. Namun pastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber atau situs yang terpercaya.

Memilih sekolah pilot memang dituntut untuk harus teliti, apalagi biaya pendidikan yang tidak sedikit mulai dari 700 juta rupiah hingga 1 M. Kalau lulus dengan keterampilan yang cetek maskapai mana yang mau mempekerjakan, tentu cadet pilot yang rugi.

Sebagian besar orang bercita-cita menjadi seorang pilot. Pilot kerjanya hanya menerbangkan pesawat dengan membawa banyak penumpang untuk diantar ke tempat tujuan. Kegiatan yang dilakukan sembari jalan-jalan keliling dunia secara gratis. Namun tentu tidak semua orang bisa meraihnya. Betapa tidak, selain karena proses seleksi penerimaan siswa pilot cukup ketat, juga masalah biaya tidaklah murah yaitu bisa mencapai 800 juta rupiah hingga akhir pendidikan. Peminat calon siswa untuk masuk sekolah pilot sangat besar sehingga harus disaring dengan maksimal untuk mendapatkan calon kadet yang berkompeten. Sementara biaya yang teramat mahal dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

sekolah-pilot-mahal

Biaya hidup yang mahal

Biaya hidup merupakan salah satu faktor terbesar yang dapat membuat biaya pendidikan relatif mahal. Ditambah lagi kalau punya gaya hidup boros, keuangan tidak dapat terkontrol. Di sekolah pilot para siswa disediakan tempat tinggal yang nyaman, biasanya berfasilitas AC dan satu kamar untuk satu orang. Sama halnya dengan sekolah taruna pada umumnya, untuk makan juga sudah tersedia. Meski demikian, tubuh juga perlu mencukupi kebutuhan lain seperti pakaian dan peralatan. Apabila tinggalnya di negara maju, tentu harga-harga kebutuhan nominalnya tinggi misalnya dengan perbandingan IDR/USD. Kondisi yang seperti inilah kerap kali membuat biaya pendidikan di sekolah membengkak.

Fasilitas sekolah yang mendukung

Sekolah pilot sistem belajarnya lebih dari 50 persen praktik. Dengan bantuan teknologi tinggi, pendidikan yang ditempuh memberikan keahlian yang maksimal, sehingga saat lulus sekolah para cadet siap digunakan ketempilannya di maskapai penerbangan. Ada beberapa fasilitas yang penting untuk disediakan di sekolah pilot guna mendukung latihan para cadet, antara lain:

  • Bandara dan pesawat latih

Mengapa banyak siswa pilot yang cepat dan juga lambat lulus? Lulus dengan waktu yang singkat merupakan keutungan dari sistem berlatih yang bagus dan lancar. Sementara yang sering terhambat sehingga jam terbang yang hendaknya dicapai belum tercukupi maka tak dapat memperoleh sertifikat izin terbang. Jadi, hal ini dapat dipengaruhi oleh bandara dan pesawat latih. Bandara dan pesawat latih adalah dua fasilitas yang sebaiknya dimiliki dalam sekolah pilot untuk mendukung pendidikan dengan baik. Hal inilah yang juga membuat biaya sekolah mahal karena sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah mesti medukung dan memadai baik itu berkualitas maupun kuantitasnya.

  • Simulator

Di sekolah pilot kalau tidak ada fasilitas yang satu ini relatif menyulitkan para cadet untuk berlatih dengan sesungguhnya. Simulator adalah alat seperti bagian kokpit pesawat untuk melatih baik mental maupun pengetahuan siswa agar nantinya ketika berlatih dengan pesawat sebenarnya tidak merasa gelisah. Fasilitas high tech seperti ini juga merupakan faktor penyebab mengapa sekolah pilot menjadi mahal karena sistemnya yang amat canggih. Di samping itu juga jumlah instruktur yang banyak dan profesional dalam mengajar juga tak menutu kemungkinan sehinggamempengaruhi biaya pendidikan.

Biaya pendidikan lainnya

Pendidikan sekolah pilot bisa saja bertambah besar karena di pertengahan atau akhir pendidikan dibebankan biaya tambahan (di luar biaya keseluruhan). Hal ini bisa saja terjadi kalau sampai salah pilih sekolah. Oleh karenanya saat mencari sekolah penerbangan hendaknya berkonsultasi dengan konsultan sekolah pilot yang terpercaya untuk dapat diarahkan dalam memilih sekolah yang tepat.

Mahalnya biaya pendidikan sekolah pilot memang cukup menguras keuangan. Namun, durasi pendidikan yang amat singkat ada yang 1 tahun, 1,5 tahun, dan paling lama 2 tahun, sangat memungkinkan untuk diterima bekerja di airline dalam waktu cepat pula. Dengan gaji yang tinggi mencapai puluhan juta rupiah per bulan memudahkan untuk mengembalikan biaya sekolah yang terpakai.