Siap Masuk Sekolah Pilot, Harus Berani Ambil Resiko Ini

siap-masuk-sekolah-pilotPilot menjadi salah satu profesi idaman di Indonesia. Bukan hanya pria, melainkan juga beberapa wanita di Indonesia juga tertarik menjadi penakluk “burung besi”. Hal ini dikarenakan profesi pilot dianggap mapan karena menawarkan penghasilan yang menjanjikan (mulai dari 15 jutaan per bulan). Hanya saja, butuh skill terbang yang baik sekaligus lisensi (izin terbang) untuk menjadi seorang pilot. Keduanya bisa didapatkan dengan mengenyam pendidikan dan pelatihan di sekolah pilot. Adapun syarat-syarat umum sekolah pilot bagi calon siswanya:

  • Telah lulus SMA/sederajat
  • Berusia minimal 17 tahun & maksimal 35 tahun
  • Berkelakuan baik yang dibuktikan dari SKCK
  • Punya kemampuan bahasa Inggris yang baik
  • Punya kesehatan yang prima (tidak punya penyakit jantung, buta warna, dan epilepsi)

Tertarik melanjutkan pendidikan ke sekolah pilot? Ketika siap masuk sekolah pilot, Anda harus berani ambil resiko ini.

Digembleng dengan pendidikan semi militer

Pendidikan di sekolah pilot berbeda dengan di sekolah umum. Di sekolah pilot, Anda bakal digembleng dengan pendidikan semi militer. Di salah satu sekolah pilot swasta di Indonesia, pendidikan semi militer berlangsung selama 2 minggu dan dilatih oleh TNI setempat. Pendidikan semi militer ini berupa latihan fisik yang cukup berat dan bakal sangat melelahkan. Tujuannya tidak lain untuk melatih sekaligus meningkatkan kedisiplinan para siswa. Semua siswa termasuk wanita sekalipun wajib untuk mengikuti pendidikan semi militer ini. Oleh karenanya, calon siswa dituntut memiliki fisik yang sehat salah satunya agar tidak berat dalam melaksanakan pendidikan semi militer ini.

Biaya yang mahal

Resiko lainnya yang harus Anda hadapi ketika siap masuk sekolah pilot adalah membayar biaya pendidikan yang sangat mahal. Untuk pendaftarannya saja, Anda harus mengeluarkan biaya lebih kurang 10 jutaan. Biaya pendaftaran ini biasanya termasuk tes medical examination di Hatpen, psikotest di Lakespra, dll. Apabila tidak lolos masuk sekolah pilot, biaya pendaftaran ini tidak dapat dikembalikan. Akan tetapi, calon siswa bisa melakukan pengulangan tes yang tidak lolos. Untuk biaya pendidikannya sendiri (agar bisa mendapatkan lisensi PPL, CPL, IR, dan ME yang menjadi syarat mutlak jadi pilot), Anda harus mengeluarkan biaya sebesar 700 juta++. Wow, sangat mahal? Namun, umumnya sekolah pilot memberikan keringanan dengan menawarkan 4x, 6x, 8x, bahkan sampai 15x cicilan.

Kesulitan dapat kerja usai lulus

Benar adanya jika peluang kerja sebagai pilot airline terbuka lebar. Akan tetapi, kondisi ini tak lantas membuat seluruh lulusan sekolah pilot bisa cepat mendapatkan kerja di airline Indonesia atau luar negeri. Lulusan sekolah pilot harus siap menerima resiko sulit dapat kerja jika tidak memiliki lisensi ME (Multi Engine). Pihak airline umumnya memprioritaskan lulusan sekolah pilot yang punya lisensi ME karena dirasa telah siap bekerja. Hal ini lantaran rata-rata pesawat yang digunakan oleh airline adalah pesawat bermesin ganda. Di samping itu, lulusan sekolah pilot juga harus siap menganggur apabila bahasa Inggris yang dimiliki kurang di bawah standar (umumnya pihak airline mensyaratkan pelamar memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dalam TOEFL dengan score minium 700). Oleh karenanya, disarankan untuk mengambil program pendidikan di sekolah pilot sampai ME agar punya potensi besar untuk diterima di airline meski harus melewati berbagai tes nantinya. Tak kalah penting, perdalam lagi kemampuan bahasa Inggris setelah lulus jika dirasa kurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *